Monthly Archives: July 2011
Kerja Cerdas Vs Kerja Keras
Ketika membaca milis mengenai kerja keras atau kerja cerdas..Menurut saya dua hal tersebut sebenarnya tidak bisa dipisahkan.. Kalo pendapat saya secara pribadi, kerja cerdas itu pasti ada komponen kerja kerasnya juga. Akan tetapi, kerja keras belum tentu ada kerja cerdasnya.Orang yang kerja keras tanpa kerja cerdas contohnya “romusa”. Orang tersebut seperti robot tapi robot yang menggunakan otot bukan mesin.
Masih banyak orang yang hanya bekerja keras seperti robot, yang bekerja hanya karena disuruh orang lain. Kalau untuk orang kantoran, hanya dikarenakan ada tugas dan permintaan dari atasan. Mereka seperti robot apabila disuruh belok kanan, mereka langsung belok kanan. Apabila disuruh belok kiri, mereka juga langsung belok kiri tanpa bertanya kenapa seperti ini dan tanpa memikirkan kedepannya seperti apa. Mereka selalu berusaha menyenangkan atasan dengan selalu berkata iya tanpa bisa mengatakan tidak. Sebagai seorang atasan pastilah suka dan senang memiliki pegawai seperti itu. Banyak orang mengatakan itu merupakan sikap loyal ke perusahaan. Tapi apakah benar itu yang namanya loyal?? Saya jadi ingat mengenai buku karangan Pak Keli yang judulnya “Profesional atau Budak?”.
Boleh jadi, orang tersebut lebih banyak kesempatan untuk menjadi tangan kanan bosnya. Akan tetapi, seorang atasan yang baik tidak akan menjadikan tangan kanannya seperti robot. Dan seharusnya, tangan kanannya bisa berpikir lebih cerdas untuk tidak menjadi seorang robot dari bosnya. Seseorang akan mengalami kemunduran kalau hanya bisa berkata iya tapi tidak bisa berkata tidak.
Saya pernah mendapat cerita dari teman yang sudah beberapa tahun kerja disuatu perusahaan. Teman tersebut bercerita mengenai apa yang dialami di perusahaan tersebut. Suatu hari, bos dia pernah mengatakan begini keteman saya itu “Kalau kamu mau diperhatikan oleh management, kamu datang paling pagi, pulang paling malam, dan sabtu minggu lembur. Selain itu, kamu sering show up.” Ada cerita lain lagi, teman saya anggap saja namanya bunga juga bercerita tentang pengalaman kerjanya. Dikantor, dia pernah dikasih tau temannya yang namanya paijo kalau karir si paijo bisa meningkat dengan cepat karena waktu dulu si paijo sering lembur. Si Paijo berkata kalau perusahaannya suka karyawan yang lembur dan pasti karyawan tersebut akan dilihat management. Apakah benar itu yang dilihat management atau diinginkan management ke karyawannya?
Saya rasa tidak, harusnya management yang baik itu melihat karyawan karena potensi yang dimiliki dan prestasi yang ditorehkan karyawan tersebut. Bukan karena lembur, datang paling pagi, pulang paling malam atau sejenisnya. Hal tersebut malah mendorong setiap karyawan untuk berlomba-lomba menunjukkan kehadiran fisiknya dikantor. Saya akan lebih appreciat untuk karyawan yang bisa kerja cepat dan tepat. Bukan karyawan yang sok-sokan sibuk, pulang malam-malam, dan sabtu minggu masuk karena kerjaannya belum beres dengan alasan projectnya banyak dan besar-besar. Sebenarnya tidak ada larangan orang mau bertindak seperti itu. Seseorang bertanggung jawab terhadap dirinya. Yang paling penting dari ini semua, setiap orang punya kehidupan masing-masing.
“All people have brain, but only few use their mind”



