Blog Archives
Percakapan Orang Kaya VS Orang Miskin
Pada suatu kesempatan, Orang Kaya bertanya kepada Orang Miskin.

Orang Kaya :”Kok nggak bersedekah, Mas?”
Orang Miskin:”Nggak ah! Takut berkurang, takut miskin!”
Orang Kaya :”Takut MISKIN? Kayak pernah kaya saja!”
Orang Miskin:”Jangan ngeledek ya!”
Orang Kaya :”Mas, saya nasehatin nih. Sebenarnya, orang miskin juga perlu bersedekah (QS. 65:7). Bilal saja pernah disuruh Nabi bersedekah. Supaya rezekinya bertambah, nasibnya berubah.”
Orang Miskin:”Ah, banyak orang kaya yang tidak bahagia.”
Orang Kaya :”Iya, Mas. Cuma lebih banyak lagi orang miskin yang tidak bahagia.”
Orang Miskin:”Jangan salah! Walaupun miskin saya tidak pernah sombong.”
Orang Kaya :”Lha, itu sih wajar.”
Orang Miskin:”Ralat. Maksudnya walaupun miskin saya tidak pernah bohong. Selalu jujur.”
Orang Kaya :”Nah, jujurnya diterusin. Miskinnya jangan diterusin.”
Orang Miskin:”Tapi, miskin itu kan takdir.”
Orang Kaya :”Siapa bilang? Kalau Umar masih hidup, pasti mas sudah dibentak sama dia! Gini aja deh. Daripada cari-cari segerobak alasan, mending Mas baca dulu buku Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan.”
Dikutip dari karya Ippho Santosa “Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan”.
Malaikat Pun Bisa Diatur dengan Uang
Dahulu kala, Nabi Ibrahim (Abraham) pernah diberitahu oleh Malaikat Maut bahwa sahabatnya (seorang pemuda) akan meninggal keesokan harinya. Yah, itulah takdirnya. Ternyata keesokan harinya si pemuda itu masih hidup dan terus hidup sampai di usia 70 tahun. Ada apa gerangan?
Setelah menyimpan keheranan sekian lama, akhirnya Nabi Ibrahim menanyakan penyebabnya kepada Malaikat Maut. Maka dijawablah oleh Malaikat Maut, “Memang aku hendak mencabut nyawanya. Namun, malam itu ia menyedekahkan setengah hartanya. Lalu Allah pun mengubah takdirnya. Allah memanjangkan umurnya.“
Kejadian kurang lebih serupa juga pernah terjadi di zaman Nabi Muhammad. Dikisahkan, seseorang tukang kayu akan dipatuk ular dan ditakdirkan meninggal karena patukan itu. Ternyata, pada hari itu ia tidak jadi dipatuk ular dan tidak jadi meninggal. Usut punya usut, diperjalanan ia menyedahkan makanan miliknya satu-satunya.
Dengan izin Allah, rupa-rupanya sedekah dapat mengubah takdir. Sedekah dapat memanjangkan umur. Sedekah dapat menghentikan Malaikat Maut. Dengan kata lain, ternyata Malaikat Maut pun bisa “diatur” dengan uang. Hehehe….Caranya, tentu saja dengan bersedekah, bukan dengan menyogok.
Apabila ditinjau dari sisi ilmiah, sebenarnya kejadian ini sangatlah mungkin. Seorang pakar bernama Dr. Stephen Post menyimpulkan dengan lugas dan tegas dibukunya, “Sifat dermawan itu menyehatkan dan memanjangkan umur. Bahkan, dua kali lebih menyehatkan daripada Aspirin.” Belum lagi dari segi hormon endorfin. Dan bukti-bukti ilmiah lainya dapat dibaca di buku “7 Keajaiban Rezeki” karya Ippho Santosa.
Konon, setiap pagi ada dua malaikat yang berseru. Yang satu berseru, “Ya Tuhan, karuniakanlah balasan kepada orang yang bersedekah.” Yang satu lagi berseru, “Musnahkanlah orang yang enggan bersedekah.” Itu artinya, para malaikat berpegang teguuh pada prinsip, “Maju tak gentar, membela yang bayar.” Maksudnya, membela yang bersedekah. Hehehe…..
Diambil dari buku “Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan” karya Ippho Santosa.


