Kerja Cerdas Vs Kerja Keras

Ketika membaca milis mengenai kerja keras atau kerja cerdas..Menurut saya dua hal tersebut sebenarnya tidak bisa dipisahkan.. Kalo pendapat saya secara pribadi, kerja cerdas itu pasti ada komponen kerja kerasnya juga. Akan tetapi, kerja keras belum tentu ada kerja cerdasnya.Orang yang kerja keras tanpa kerja cerdas contohnya “romusa”. Orang tersebut seperti robot tapi robot yang menggunakan otot bukan mesin.

Masih banyak orang yang hanya bekerja keras seperti robot, yang bekerja hanya karena disuruh orang lain. Kalau untuk orang kantoran, hanya dikarenakan ada tugas dan permintaan dari atasan. Mereka seperti robot apabila disuruh belok kanan, mereka langsung belok kanan. Apabila disuruh belok kiri, mereka juga langsung belok kiri tanpa bertanya kenapa seperti ini dan tanpa memikirkan kedepannya seperti apa. Mereka selalu berusaha menyenangkan atasan dengan selalu berkata iya tanpa bisa mengatakan tidak. Sebagai seorang atasan pastilah suka dan senang memiliki pegawai seperti itu. Banyak orang mengatakan itu merupakan sikap loyal ke perusahaan. Tapi apakah benar itu yang namanya loyal?? Saya jadi ingat mengenai buku karangan Pak Keli yang judulnya “Profesional atau Budak?”.

Boleh jadi, orang tersebut lebih banyak kesempatan untuk menjadi tangan kanan bosnya. Akan tetapi, seorang atasan yang baik tidak akan menjadikan tangan kanannya seperti robot. Dan seharusnya, tangan kanannya bisa berpikir lebih cerdas untuk tidak menjadi seorang robot dari bosnya. Seseorang akan mengalami kemunduran kalau hanya bisa berkata iya tapi tidak bisa berkata tidak.

Saya pernah mendapat cerita dari teman yang sudah beberapa tahun kerja disuatu perusahaan. Teman tersebut bercerita mengenai apa yang dialami di perusahaan tersebut. Suatu hari, bos dia pernah mengatakan begini keteman saya itu “Kalau kamu mau diperhatikan oleh management, kamu datang paling pagi, pulang paling malam, dan sabtu minggu lembur. Selain itu, kamu sering show up.” Ada cerita lain lagi, teman saya anggap saja namanya bunga juga bercerita tentang pengalaman kerjanya. Dikantor, dia pernah dikasih tau temannya yang namanya paijo kalau karir si paijo bisa meningkat dengan cepat karena waktu dulu si paijo sering lembur. Si Paijo berkata kalau perusahaannya suka karyawan yang lembur dan pasti karyawan tersebut akan dilihat management. Apakah benar itu yang dilihat management atau diinginkan management ke karyawannya?

Saya rasa tidak, harusnya management yang baik itu melihat karyawan karena potensi yang dimiliki dan prestasi yang ditorehkan karyawan tersebut. Bukan karena lembur, datang paling pagi, pulang paling malam atau sejenisnya. Hal tersebut malah mendorong setiap karyawan untuk berlomba-lomba menunjukkan kehadiran fisiknya dikantor. Saya akan lebih appreciat untuk karyawan yang bisa kerja cepat dan tepat. Bukan karyawan yang sok-sokan sibuk, pulang malam-malam, dan sabtu minggu masuk karena kerjaannya belum beres dengan alasan projectnya banyak dan besar-besar. Sebenarnya tidak ada larangan orang mau bertindak seperti itu. Seseorang bertanggung jawab terhadap dirinya. Yang paling penting dari ini semua, setiap orang punya kehidupan masing-masing.

 “All people have brain, but only few use their mind”

Advertisements

Cek Hutang Anda!

Untuk mengetahui apakah Anda terlalu banyak hutang buruk atau tidak, jumlahkan seluruh hutang kartu kredit dan sisa cicilan mobil/motor Anda. Kemudian dibagikan dengan jumlah pendapatan Anda selama setahun.

Contoh:

Mr. William memiliki hutang kartu kredit sebesar 3 juta dan sisa cicilan mobil sebesar  10 juta. Pendapatan Mr. William setahun adalah 48 juta. Maka rasio hutang buruk Mr. William adalah:

Rasio Hutang Buruk=Total Hutang Buruk/Pendapatan Setahun=(3 juta + 10 juta)/48 juta=27,083%

Nilai rasio hutang buruk yang paling baik adalah 0%. Namun di zaman sekarang dimana tawaran kredit dan cicilan bertebaran dimana-mana, tentunya akan sangat sulit bagi kita untuk tidak berhutang sama sekali. Oleh karena itu, rasio hutang buruk tidak mungkin 0%. Jumlah rasio hutang buruk yang masih tergolong sehat adalah bila nilai rasio hutang buruk masih lebih kecil dari 20%. Dalam contoh diatas, artinya Mr. William memiliki terlalu banyak hutang buruk.

Apabila rasio hutang buruk Anda lebih besar dari 25%, Anda memiliki kecenderungan untuk terpuruk ke masalah hutang. Hal ini disebabkan oleh hutang buruk yang cenderung membesar dari waktu ke waktu. Apalagi Anda sudah terbiasa membeli kebutuhan sehari-hari menggunakan kartu kredit, dan tidak memiliki kemampuan untuk membayar tagihan kartu kredit secara penuh di bulan berikutnya. Segeralah benahi kembali keuangan Anda, kurangi belanja konsumtif dan usahakan untuk melunasi seluruh hutang buruk yang masih ada.

Sumber:David Ciang

Hutang Baik dan Hutang Buruk

Semua orang pasti mengenal istilah yang satu ini “Hutang”. Hutang kalo istilah jawa disebut “utang”. Istilah tersebut memiliki arti meminjam. Menurut kamus bahasa Indonesia istilah Hutang memiliki arti “uang yang dipinjamkan dari orang lain”. Lawan Hutang yaitu Piutang yang mempunya arti uang yang dipinjamkan(dapat ditagih dari orang lain). Hutang tidak hanya berupa uang atau harta tetapi hutang bisa juga berupa jasa, pertolongan, dan kebaikan.

Berbicara mengenai hutang, saya akan membahas mengenai hutang harta/uang. Ada dua jenis hutang yaitu hutang baik dan hutang buruk. Apa itu hutang baik dan apa itu hutang buruk??

Hutang baik adalah hutang yang digunakan untuk investasi jangka panjang. Kedepannya hutang ini akan memberikan manfaat secara finansial. Ada tiga jenis hutang yang tergolong jenis hutang baik yaitu:

  • KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)
  • Edukasi
  • Membuka Usaha (Entrepreurship)

Penjelasannya masing-masing seperti berikut:

KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) yaitu hutang yang digunakan untuk membeli rumah. Hutang ini bersifat baik karena nilai rumah cenderung naik dari tahun ke tahun. Misalnya meminjam uang 200 juta untuk membeli rumah, setelah beberapa tahun maka harga rumah tersebut apabila dijual menjadi 1 M atau malah lebih besar. Apalagi kalau rumah yang dibeli itu berada di daerah strategis yang amat berkembang. Rumah tersebut memiliki nilai yang akan meningkatkan asset secara signifikan, maka berhutang untuk membeli rumah tergolong sebagai hutang baik

Saat ini, biaya pendidikan sangat mahal. Apabila dibayar secara tunai terasa berat, hutang untuk edukasi dapat menjadi salah satu pilihan. Setelah tamat kuliah, orang akan mendapatkan pendapatan yang semakin lama semakin meningkat. Jadi, hutang untuk edukasi dalam jangka waktu panjang akan memberikan efek positif ke cashflow orang tersebut. Oleh karena itu, hutang ini tergolong sebagai hutang yang baik.

Hutang baik yang ketiga adalah hutang untuk membuka usaha(enterpreneurship). Hutang ini tergolong baik karena usaha tersebut bisa memberikan penghasilan tambahan. Namun perlu diperhatikan juga bahwa membuka usaha adalah tindakan yang beresiko. Cukup banyak usaha yang kurang laku hingga akhirnya bangkrut. Dalam hal ini, orang tersebut malah memikul beban hutang usaha. Oleh karena itu, produk investasi reksadana, emas, atau properti lebih disarankan daripada membuka usaha yang beresiko tinggi.

Definisi “Hutang Buruk” adalah hutang yang digunakan untuk barang yang nilainya semakin lama semakin kecil, atau yang lebih buruk lagi bila digunakan untuk barang konsumtif yang nilainya langsung habis. Beberapa contoh yang termasuk hutang buruk sebagai berikut:

  • KKB

KKB atau kredit yang digunakan untuk mengangsur kendaraan bermotor tergolong sebagai hutang buruk. Hal ini dikarenakan nilai dari kendaraan bermotor cenderung semakin kecil dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, orang harus cerdas dalam memilih kendaraan bermotor. Sebaiknya jumlah kendaraan bermotor tidak perlu banyak-banyak, terlebih lagi karena sekarang pemerintah menerapkan pajak progresif dimana semakin banyak kendaraan Anda maka persentase pajak yang dikenakan juga akan semakin besar. Dan untuk memilih mobil, sebaiknya jangan memilih merk yang terlalu mewah. Hal ini dikarenakan biaya yang harus dibayar akan menjadi sangat mahal karena biaya pajak, asuransi, dan pemeliharaan mobil tersebut ikut meningkat.

  • Berhutang untuk membiayai liburan

Berhutang untuk membiayai liburan juga termasuk hutang buruk. Uang yang dibelanjakan akan lenyap seluruhnya begitu liburan selesai. Setelah pulang liburan, tagihan kartu kredit langsung membengkak.

Liburan memang suatu kebutuhan karena adanya relaksasi pada waktu liburan maka pada saat kembali bekerja produktivitas akan meningkat. Berlibur memang boleh akan tetapi ada syaratnya yaitu mampu membayar liburan tersebut. Membayar liburan dengan berhutang berarti menunjukkan ketidak mampuan yang sebenarnya untuk berlibur. Dan apabila hal ini diteruskan maka akan membawa ke masalah hutang.

  • Penggunaan kartu kredit yang kurang benar

Penggunaan kartu kredit untuk pembelian kebutuhan sehari-hari seperti makanan, pakaian, dan lain-lain juga akan berbahaya bagi finansial apabila tidak bisa melunasi seluruh tagihan pada bulan berikutnya. Kartu kredit memiliki bungan yang sangat tinggi, paling kecil 30% per tahun. Apabila tagihan tidak dilunasi, maka sisa hutang akan dikenakan biaya bunga yang sangat tinggi. Banyak orang yang akhirnya terjebak ke dalam masalah hutang karena kartu kredit.

Sumber: David Ciang

Percakapan Orang Kaya VS Orang Miskin

Pada suatu kesempatan, Orang Kaya bertanya kepada Orang Miskin.


Orang Kaya :”Kok nggak bersedekah, Mas?”

Orang Miskin:”Nggak ah! Takut berkurang, takut miskin!”

Orang Kaya :”Takut MISKIN? Kayak pernah kaya saja!”

Orang Miskin:”Jangan ngeledek ya!”

Orang Kaya :”Mas, saya nasehatin nih. Sebenarnya, orang miskin juga perlu bersedekah (QS. 65:7). Bilal saja pernah disuruh Nabi bersedekah. Supaya rezekinya bertambah, nasibnya berubah.”

Orang Miskin:”Ah, banyak orang kaya yang tidak bahagia.”

Orang Kaya :”Iya, Mas. Cuma lebih banyak lagi orang miskin yang tidak bahagia.”

Orang Miskin:”Jangan salah! Walaupun miskin saya tidak pernah sombong.”

Orang Kaya :”Lha, itu sih wajar.”

Orang Miskin:”Ralat. Maksudnya walaupun miskin saya tidak pernah bohong. Selalu jujur.”

Orang Kaya :”Nah, jujurnya diterusin. Miskinnya jangan diterusin.”

Orang Miskin:”Tapi, miskin itu kan takdir.”

Orang Kaya :”Siapa bilang? Kalau Umar masih hidup, pasti mas sudah dibentak sama dia! Gini aja deh. Daripada cari-cari segerobak alasan, mending Mas baca dulu buku Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan.”

Dikutip dari karya Ippho Santosa “Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan”.

Malaikat Pun Bisa Diatur dengan Uang

Dahulu kala, Nabi Ibrahim (Abraham) pernah diberitahu oleh Malaikat Maut bahwa sahabatnya (seorang pemuda) akan meninggal keesokan harinya. Yah, itulah takdirnya. Ternyata keesokan harinya si pemuda itu masih hidup dan terus hidup sampai di usia 70 tahun. Ada apa gerangan?

Setelah menyimpan keheranan sekian lama, akhirnya Nabi Ibrahim menanyakan penyebabnya kepada Malaikat Maut. Maka dijawablah oleh Malaikat Maut, “Memang aku hendak mencabut nyawanya. Namun, malam itu ia menyedekahkan setengah hartanya. Lalu Allah pun mengubah takdirnya. Allah memanjangkan umurnya.

Kejadian kurang lebih serupa juga pernah terjadi di zaman Nabi Muhammad. Dikisahkan, seseorang tukang kayu akan dipatuk ular dan ditakdirkan meninggal karena patukan itu. Ternyata, pada hari itu ia tidak jadi dipatuk ular dan tidak jadi meninggal. Usut punya usut, diperjalanan ia menyedahkan makanan miliknya satu-satunya.

Dengan izin Allah, rupa-rupanya sedekah dapat mengubah takdir. Sedekah dapat memanjangkan umur. Sedekah dapat menghentikan Malaikat Maut. Dengan kata lain, ternyata Malaikat Maut pun bisa “diatur” dengan uang. Hehehe….Caranya, tentu saja dengan bersedekah, bukan dengan menyogok.

Apabila ditinjau dari sisi ilmiah, sebenarnya kejadian ini sangatlah mungkin. Seorang pakar bernama Dr. Stephen Post menyimpulkan dengan lugas dan tegas dibukunya, “Sifat dermawan itu menyehatkan dan memanjangkan umur. Bahkan, dua kali lebih menyehatkan daripada Aspirin.” Belum lagi dari segi hormon endorfin. Dan bukti-bukti ilmiah lainya dapat dibaca di buku “7 Keajaiban Rezeki” karya Ippho Santosa.

Konon, setiap pagi ada dua malaikat yang berseru. Yang satu berseru, “Ya Tuhan, karuniakanlah balasan kepada orang yang bersedekah.” Yang satu lagi berseru, “Musnahkanlah orang yang enggan bersedekah.” Itu artinya, para malaikat berpegang teguuh pada prinsip, “Maju tak gentar, membela yang bayar.” Maksudnya, membela yang bersedekah. Hehehe…..

Diambil dari buku “Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari dengan Otak Kanan” karya Ippho Santosa.

Belajar Goblok dari Bob Sadino

Menurut saya, Isi buku “Belajar Goblok dari Bob Sadino” berbeda dari kebanyakan buku yang sudah saya baca. Malah ada beberapa isinya yang sangat bertolak belakang. Akan tetapi, hal inilah yang merupakan keunikan seorang Bob Sadino. Om Bob biasanya dipanggil, beliau menjalani hidup apa adanya sesuai dengan kehendak hati dia. Buku ini membahas mengenai kehidupan seorang Bob Sadino hingga dia bisa menjadi seperti sekarang. Selain itu, dibuku ini juga dibahas mengenai pola pikir seorang Bob Sadino dalam memandang hidup. Pembaca boleh setuju juga boleh tidak setuju mengenai hal-hal yang disampaikan Om Bob Sadino. Yang paling terpenting dari itu semua, jadilah diri sendiri dan ambilah setiap pelajaran hidup yang menurut para pembaca bermanfaat.

Bob Sadino adalah tokoh enterprenur yang memiliki ciri khas dengan tampilannya yang nyentrik (selalu pake celana pendek dan kemeja putih). Om Bob ini adalah orang yang pertama kali mengenalkan telur ayam negeri di Indonesia, juga orang yang pertama kali mengenalkan ayam boiler di Indonesia. Hal ini yang mengantarkan Om Bob menjadi seorang pengusaha sukses.

Bermula dari kepulangan Om Bob dari Eropa bersama istri, Om Bob membawa dua buah mobil mercedez hasil kerja kerasnya di Eropa selama bertahun tahun. Mobil yang satu dijual untuk membeli tanah di kemang dan satunya lagi dijadikan taxi untuk biaya hidup sehari-hari. Akan tetapi, musibah datang ke Om Bob. Mobil yang dijadikan taxi tabrakan dan Beliau tidak punya uang untuk memperbaiki mobilnya. Hal tersebut membuat Om Bob sedikit terguncang jiwanya. Akhirnya Om Bob, mencoba bangkit dengan menjadi kuli bangunan yang tiap minggu mendapat upah Rp 100,00. Padahal Sang Istri sudah menawarkan diri untuk bekerja lagi membantu mencukupi kebutuhan keluarga. Istri Om Bob adalah mantan pegawai BI yang bekerja di Amerika. Berbekal pengalaman tersebut, Sang Istri percaya bahwa dia mampu mendapatkan pekerjaan  yang layak. Akan tetapi, Om Bob tetap melarang istrinya bekerja. Bagaimanapun sebagai kepala rumah tangga, beliau bertanggung jawab penuh terhadap keluarganya.

Setelah saya membaca dan mendalami buku “Belajar Goblok dari Bob Sadino”, Saya dapat menyimpulkan beberapa hal diantaranya:

  • Om Bob mempunyai cara sendiri untuk meraih kesuksesan dalam hidup
  • Belajar langsung dari jalanan (istilah om bob untuk lingkungan diluar akademis) lebih efektif dibandingkan belajar di dunia akademis. Dunia akademis mempunyai sistem yang membentuk siswa/siswinya cenderung berkarakter pegawai/karyawan. Seharusnya sistem pendidikan yang baik mengajarkan siswa/siswinya untuk bisa berwirausaha atau menjadi enterprenur. Negara akan maju apabila enterprenurnya mencapai 2% sedangkan Indonesia sendiri enterprenurnya tidak lebih dari 1%.
  • Kita harus menggoblokkan diri ketika mau belajar sesuatu supaya kita mendapatkan sebanyak-banyaknya ilmu. Hal ini diibaratkan seperti gelas kosong yang siap menerima kucuran air sampai gelas itu penuh.
  • Jangan terbelenggu oleh tujuan. Sebenarnya kita mampu memiliki kekuatan lebih dibandingkan kekuatan yang biasa digunakan untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Memiliki tujuan itu tidak salah, asal tujuan itu tidak membelenggu kita. Jangan sampai kita dipermainkan oleh tujuan kita, biarkan kita yang memainkan tujuan kita itu. Kita memiliki kekuatan yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan yang lebih dari yang kita patok. Sayang kalo kekuatan tersebut tidak digunakan karena terlalu sakleknya tujuan kita.
  • Om Bob memberikan kebebasan ke anaknya untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri.
  • Om Bob merupakan kepala rumah tangga yang sangat bertanggung jawab terhadap keluarganya.
  • Om Bob memandang kalau hidup tidak perlu ada harapan->Untuk hal ini saya kurang setuju. Bagi Om Bob, harapan itu hanya mengecewakan kalau tidak bisa mencapainya.
  • Pelajaran yang paling penting yaitu “action oriented“. Bagi Om Bob, perencanaan itu tidak terlalu penting yang terpenting adalah action. Menurut Om Bob, hal ini yang membedakan antara orang goblok dan orang pinter.

“So, be your self to reach your success!!!!!”

Selamat Datang Putra Putri Terbaik Bangsa

Saya teringat ketika pertama kali saya menjejakkan kaki sebagai mahasiswa ITB. Di pintu gerbang depan maupun belakang kampus ITB terpajang spanduk yang bertuliskan “Selamat Datang Putra Putri Terbaik Bangsa”. Tulisan tersebut membuat saya sangat bangga dan merasa tidak salah pilih bisa masuk ke ITB. Saya masuk ITB melalui jalur SPMB dan pilihan saya keduanya adalah ITB. ITB terkenal dengan passing gradenya yang sangat tinggi. Apalagi waktu itu saya ketrima dipilihan pertama yaitu teknik kimia. Pada tahun 2006 dan tahun sebelumnya 2005, teknik kimia ITB selalu menduduki passing grade tertinggi. Hal itulah yang memotivasi saya dan saya juga merasa tertantang akan hal tersebut selain faktor-faktor lain(akan saya bahas pada kesempatan lain). Alasan kenapa saya tidak memilih universitas yang ada di daerah tempat tinggal saya(Jawa Timur) karena saya ingin mencari yang terbaik untuk hidup saya dan saya juga tidak ingin menjadi orang rata-rata. Saya menginginkan lebih dibandingkan orang rata-rata. Saya ingin menjadi orang hebat. Ketika membaca tulisan itu, saya merasakan suatu sensasi kebanggan tersendiri yang tidak bisa diceritakan dengan kata-kata. Saya merasa tidak sia-sia karena jerih payah saya sejak SD-SMA terbayar dengan masuk kampus favorit, kampus ganesha ini. ITB adalah kampus favorit, yang masuk ITB pasti sebagian besar adalah anak yang berprestasi di SMAnya dan pasti kebanyakan dari SMA favorit dari seluruh pelosok negeri ini. ITB bagi saya memang suatu harapan besar. Hal ini merupakan impian saya sejak SMA. ITB adalah impian besar saya.

Saya baru membaca suatu cerita yang inspiratif (www.kaskus.us/showthread.php?t=8794363). Cerita tersebut membuat saya menerawang jauh ke belakang ketika saya berjuang untuk bisa menjadi bagian dari keluarga besar almamater tercinta ITB. Sensasi berbeda saya rasakan ketika saya bisa mendapatkan sesuatu yang sangat saya inginkan dan itu adalah sesuatu yang juga menjadi idaman banyak orang. Saya bersyukur karena usaha dan jerih payah saya terbayar tidak sia-sia.

Tidak terasa 4 tahun lebih berlalu, saya sekarang sudah bukan lagi mahasiswa di Institut Terbaik Bangsa Ini yang tidak lain adalah ITB. Yang saya tanyakan kenapa ketika kelulusan tidak ada spanduk yang bertuliskan “Selamat Tinggal Putra Putri Terbaik Bangsa” yaa???

Saya berpikir, hal tersebut dilakukan supaya lulusan ITB walaupun sudah tidak di ITB akan tetap menjadi putra putri terbaik bangsa ditempatnya yang baru. Selain gelar ST yang didapatkan dari almamater ITB, gelar “Putra Putri Terbaik Bangsa” akan tetap melekat disetiap alumni ITB. ITB berharap ke para alumninya untuk tetap berprestasi dan tetap menjadi Putra Putri Terbaik Bangsa dimana pun kapan pun dan sampai tak terbatas.

SALAM GANESHA!!!!!!!!

Bakti kami untukmu Tuhan, Bangsa, dan Almamater….MERDEKA!!!!!!!!

Moslem Millionare

Pada hari sabtu, 30 April 2010, saya mengikuti seminar Ippho santosa mengenai keajaiban rezeki.  Seminar tersebut diadakan di masjid Jakarta Islamic Center. Seminar berlangsung selama dua jam dari jam 13.00-15.00 WIB(setelah sholat dzuhur sampai menjelang sholat ashar).

Seminar dibuka dengan suatu kisah inspiratif dari Pak Iwan (Pendiri semerbak coffee). Pak Iwan menceritakan asal mula dia bisa menjadi orang sukses seperti sekarang. Beliau dahulu adalah seorang pekerja yang kena PHK dari kantornya. Setelah di PHK, Pak Iwan berusaha mencari pekerjaan yang cocok dan merasakan jatuh bangun. Pada tahun 2009, Pak Iwan bekerja sama dengan teman SMPnya mendirikan kedai kopi. Hanya dengan modal awal sebesar 3 juta akhirnya Pak Iwan dan temannya berhasil mendirikan kedai kopi yang diberi nama “Semerbak Coffee”. Lama kelamaan kedai kopi yang didirikan Pak Iwan berkembang dengan pesat. Hingga pada hari ini, semerbak kopi sudah memiliki 300 outlet. Secara teknikal, kesuksesan yang diraih Pak Iwan ini sudah sering diekpos diinternet (http://depoklik.com/2010/09/28/iwan-agustian-semerbak-coffee-hasil-peluang-dan-inovasi.html) Akan tetapi ada hal lain yang menurut Pak Iwan merupakan kunci kesuksesan bisnisnya yaitu berdo’a dan mengerjakan sholat dhuha. Pak Iwan juga selalu mengingatkan ke setiap karyawannya untuk selalu mengerjakan sholat dhuha sebelum mulai bekerja.

Ada kesuksesan pasti ada kegagalan, itulah yang disebut proses. Pak Iwan juga berbagi pengalaman hal-hal yang menyebabkan kegagalan dalam hidupnya. Hal tersebut diantaranya tidak pernah bersedekah, tidak memiliki tujuan, tidak pernah memvisualisasikan tujuannya, terlalu banyak alasan/excuse, fokus pada kelemahan, malas, berteman dengan orang yang salah, tidak bisa mengatur waktu(management waktu yang buruk), kurang pengembangan diri.

Acara selanjutnya adalah acara puncak yang dibawakan oleh Ippho Santosa. Materi yang disampaikan Ippho sangat menarik. Seminar ini membahas mengenai keajaiban rezeki yang diambil dari buku karangannya “7 Keajaiban Rezeki”. Pada seminar tersebut, pertama kali dibahas mengenai otak kanan. Banyak istilah yang mengidentifikasikan kata “kanan” dengan hal yang baik-baik contohnya “makan dengan tangan kanan”, “masuk masjid dengan kaki kanan”, tangan kanan=orang kepercayaan”, “golongan kanan=golongan yang masuk surga”, dan masih banyak istilah yang baik-baik menggunakan kata “kanan”. Didunia ini hanya 3% orang yang otak kanannya berkembang. Orang yang otak kanannya berkembang adalah orang yang fleksibel, kreatif, dan imajinatif. Fleksibel berarti luwes, orang yang otak kanannya berkembang pasti dimana pun akan sukses. Orang yang kreatif adalah orang yang bisa memberikan nilai tambah kedalam suatu hal sehingga yang awalnya biasa bisa menjadi luar biasa. Selain itu, orang kreatif penuh dengan ide-ide yang cemerlang dan inovasi baru dalam hidupnya. Orang  yang imajinatif selalu memiliki impian yang besar. Orang seperti itu percaya bahwa Allah Maha Besar bukan percaya pada diri sendiri ataupun pada pikiran. Orang yang percaya pada diri sendiri disebut takabur/sombong sedangkan orang yang percaya pada pikiran disebut atheis.

Untuk meningkatkan rejeki, otak kiri bilang menabung sedangkan otak kanan bilang memberi. Semakin banyak memberi maka semakin banyak yang akan kita terima. Orang yang otak kanannya berkembang selalu berpikir bahwa segalanya mungkin, baru kemudian ke pelangi ikhtiar. Takdir manusia masih bisa diubah dengan seizin Allah. Ada tiga hal yang menghambat kesuksesan seseorang yaitu dengki, dongkol, dan dendam.

Agama Islam adalah agama yang kaya. Agama yang mengajarkan penganutnya untuk menjadi pribadi yang kaya dan kuat. Kerja adalah suatu bentuk ibadah tertinggi. Orang yang memiliki mental orang kaya apabila ada orang memberi dia terima tetapi kalau tidak diberi maka tidak meminta. Allah tidak pernah memberikan kemiskinan. Ajaran Islam tidak pernah mengajarkan untuk menabung tetapi yang diajarkan adalah berhemat, berinvestasi, dan berdagang. Emas adalah Investasi yang sangat dianjurkan dalam Islam. Orang kaya yang sholeh jauh lebih mulia dibandingkan dengan orang miskin yang sholeh. Menjadi orang kaya yang sholeh dan sederhana jauh lebih mulia lagi. Meninggalkan ahli waris dalam keadaan cukup jauh lebih baik dibandingkan meninggalkan dalam keadaan fakir.

Pembahasan berikutnya mengenai sedekah. Sedekah itu menyehatkan dan mengayakan. Hal tersebut berkaitan dengan Hukum Kausalitas yaitu segala sesuatu akan kembali ke kita lagi. Saat memberi akan terhimpun energi positif dan akan terbuang energi negatif. Sedekah tidak harus ikhlas tetapi ikhlas jauh lebih baik. Orang yang terbiasa bersedekah semakin lama rasa ikhlas tersebut akan muncul. Sedekah juga harus dengan pamrih. Sedekah tanpa berharap nilainya 1 tetapi dengan  berharap nilainya 2. Apabila orang tersebut tidak berharap apa-apa, apa gunanya dia bersedekah. Harap itu adalah iman, selain punya harap sebaiknya juga punya takut. Besar sedekah tidak terbatas berbeda dengan zakat yang ditentukan besarnya 2,5%. Berdoalah untuk diluaskan rezeki kita bukan untuk dicukupkan supaya semakin banyak rezeki yang bisa dibelanjakan di jalan Allah.

How To Boost Your Individual and Team Creativity

Pada tanggal 28/04/2011, saya mengikuti sharing yang diadakan oleh perpustakaan AMDI. Sharing ini diadakan setiap sebulan sekali. Pada bulan ini sharing yang dilakukan bertema “How to Boost Your Individual and Team Creativity”. Tema tersebut diambil dari buku “Change by Design”. Sharing tersebut dibawakan oleh Bapak Tubagus Hanafi yang merupakan program director MM Executive Binus.
Pada sharing kali ini, saya mendapatkan ilmu tentang bagaimana menjadi individu yang kreatif.Sebelum ke materi utama, disajikan dua kisah orang sukses. Dahulu ketika ide awal mereka dikeluarkan, banyak orang yang menertawakan ide tersebut. Akan tetapi, mereka tidak menghiraukan hal tersebut malah membuat semangatnya untuk maju dengan gigih dan percaya diri menghantarkan mereka menjadi orang yang sukses. Orang-orang tersebut diantaranya Sosrojojo pioner teh botol sosro dan tirta pioner air mineral aqua. Tirta sebelumnya bekerja di pertamina kemudian dia keluar dan merintis usahanya tersebut. Dahulu orang beranggapan bahwa ide untuk memasukkan teh ataupun air putih kedalam botol/gelas adalah ide gila. Banyak orang menertawakan ide tersebut karena orang beranggapan hal tersebut pasti akan kalah bersaing dengan produk produk seperti coca cola ataupun sejenisnya. Apalagi itu hanya air putih atau hanya teh yang harganya sangat murah bahkan bisa gratis. Tiap orang juga bisa membuat minuman tersebut. Tetapi ide kreatif dua orang tersebut untuk memasukkan  minuman biasa kedalam suatu kemasan menjadikan hal tersebut berberda dari yang lain. Kedua orang tersebut bisa memberi nilai tambah dari suatu hal yang biasa menjadi luar biasa. Itulah yang disebut kreatif.
Untuk menjadi individu yang kreatif ada beberapa hal yang dilakukan diantaranya emphatize, define, idea, vote, prototype, dan story telling. Berikut ini akan saya jelaskan mengenai tahapan tersebut:
1. Emphatize berarti merasakan apa yang dirasakan orang lain.
2. Define berarti mengidentifikasi permasalahan yang ada dan mencoba masuk ke masalah tersebut sehingga mengerti masalah utama yang terjadi.
3. Idea yaitu melakukan brainstorming untuk mendapatkan semua solusi dari permasalahan yang terjadi
4. Vote berarti memilih solusi terbaik dari solusi yang didapatkan sehingga dapat memecahkan permasalahan utama
5. Prototype yaitu memvisualisasikan model dari solusi terbaik yang dipilih
6. Story telling yaitu mempresentasikan atau menyampaikan solusi yang dipilih beserta prototypenya.

So, as soon as possible be creative person.

hay guys

Hai, along time not see u guys. How are you????

Saya sudah lama sekali tidak nulis. Akhirnya saya bisa menulis lagi dan berbagi pengalaman melalui blog. Let’s enjoy my story. It’s not just word but it’s soul too.

%d bloggers like this: